Tips and Trick: FAMILY TRIP to BALI (Tanpa Travel Agent)

Friday, December 30, 2016

Yoohoooo! It's getting closer to the end of 2016, rasanya masih kurang asik tanpa family trip. And FYI we've completely enjoyed our Family trip to Bali this year!! Horeeeee! Mungkin orang yang ngeliat kami ngelakuin family trip ini akan bilang "Wah asik banget!" Padahal dibalik itu semua, ada perjuangan besar yang harus kami lalui *hazegh hahahah..

But well, seperti yang aku bilang dijudul postingan ini Tips and Trick: Family Trip to Bali (Tanpa Travel Agent), aku akan ngejelasin secara rinci bagaimana caranya ngelakuin family trip yang mantep buat kalian sesuai dengan pengalaman aku yaaa yang nekat jalan-jalan tanpa make travel agent dengan alasan karena kita pengen nikmatin tripnya, bukan cuma mampir ke suatu lokasi wisata dan dikejar-kejar ama waktu... Oh ya, di keluarga aku itu yang kemaren ikut trip ada Momsky (60), Saya sendiri (25), Kakakku (26), kakak iparku (29) dan keponakanku (2)... So, Here they are the tips and trick guys!
  • First of all, yang harus kalian persiapkan untuk family trip adalah PLAN TRIP. Atur sebijak mungkin tanggal dan lokasi wisata yang mana yang mau kalian datangi beserta estimasi budgetnya. Ingat, lengkap dengan estimasi budget yaaa...
  • Selanjutnya, penentuan tanggal yang pas untuk semua anggota keluarga dari jauh-jauh hari. Lebih baik untuk pergi berlibur pada saat Low/Peak season (Februari-Mei atau Agustus-Oktober) karena semua harga mau itu sewa penginapan, sewa kendaraan, dan harga tiket pesawat buat ke Bali jauh lebih murah dibandingkan saat High Season (Juni-Juli atau November-Januari). Kemaren waktu aku liburan sih kebetulan milihnya pada saat High season, otomatis biaya perjalanan lebih butuh banyak duit. hehehhe
  • Setelah milih tanggal, yang berikutnya yang perlu kalian persiapkan adalah tabungan untuk beli tiket pesawat, penginapan, sewa kendaraan, biaya makan selama perjalanan dan tiket masuk ke lokasi wisata. Tips tabungan yang paling gampang yang bisa kalian lakukan adalah dengan sistem "Celengan 20 ribu!" Udah pada tahu nggak tentang celengan 20 ribu? Jadi aku dan keluargaku itu ngumpulin tabungan sejak Januari (Trip bulan Desember) yang berarti kami ngumpulin duit selama 1 tahun (Rencananya). Kenapa mesti uang 20 ribu? Soalnya lembaran uang 20 ribu itu yang paling jarang ada dibandingkan lembaran uang lain. Nah, setiap kalian dapet uang kembalian lembaran 20 ribu, cepet-cepet masukin duitnya di botol plastik biasa. Jangan dihitung-hitung, nanti bukanya pas mau beli tiket pesawat atau sewa penginapan atau disimpen buat biaya makan, tiket ke lokasi wisata dan lain-lain. Dulu rencananya kita mau ngumpulin duit dari Januari-Desember, tapi yah namanya manusia kadang lupa (pura-pura lupa) hahaha kita aktif ngumpulinnya cuma 6 bulan (Januari-Juni) doang, selebihnya ogah-ogahan lagi. Nah, tampilan celenganku dulu tuh kaya gini: 
    Celengan 20 ribuan :)
    Karena males-malesan celengan, alhasil waktu family trip, terpaksa kita bagi tugas, Momsky yang beli tiket pesawat, kakakku yang bayar penginapan dan saya yang bayar biaya penyewaan motor. Trus duit celengan yang kita kumpulin, dipake buat biaya tiket masuk ke lokasi wisata dan makan 4hari 3malam. Seandainya kamu rajin buat nabung selama 1 tahun, mungkin uang celengan cukup buat nge-cover semua biaya itu. Ya 'kan? 
  • Next, Note this guys, khusus buat ke Bali, apalagi pada saat High season, please beli tiket pesawat 3 bulan sebelum keberangkatan. Kenapa? Karena harganya jauh lebih murah dan kalian punya kesempatan untuk dapet tiket penerbangan dengan maskapai Garuda Indonesia yang kualitasnya gak usah diragukan. Waktu aku trip kemaren, kami berangkat Desember, dan kita udah beli tiketnya dari bulan September loh. Rute Makassar-Bali kalo gak salah ingat, aku belinya +/- Rp 600.000 per pax untuk tiket pergi pake Garuda Indonesia, beda puluhan ribu dengan maskapai lain. Tapi ini belum yang paling murah, maskapai lain waktu itu jauh lebih murah 50ribuan. Jadi, tergantung pilihan kalian, karena maskapai apapun akan lebih murah kalo belinya 3 bulan sebelum keberangkatan. Oh iya, karena gak pake travel agent, jadinya kita harus lincah beli tiket sendiri. Aku waktu itu belinya via Traveloka. Gak ribet, terpercaya, bisa refund and reschedule. Jadi asik banget buat beli tiket jauh-jauh hari.
  • Habis beli tiket, ya harus book penginapan. Lagi-lagi aku bookednya waktu itu pake traveloka. Sama kayak tiket pesawat, ada banyak penginapan yang bisa refund kok. Jadi lebih easy. terus milih penginapan yang mana selama di Bali? Yang pastinya murah tapi gak murahan. Yang sederhana aja, karena penginapan selama disana ya cuma buat istirahat dan mandi. Daerah yang bagus penginapannya yang mana? Yang aku tahu sih, semua kabupaten yang ada di Bali, ada tempat wisata menariknya, jadi pemilihan penginapan tergantung dari tempat wisata yang mau kalian kunjungi. Kalau saya waktu itu kebanyakan tempat wisata yang kami buat di plan trip itu yang dikawasan KUTA, makanya kita pilih penginapan di kuta juga. Sekedar saran aja sih, kalo mau nginep di kuta, mending nginep di BALI DWIPA HOTEL yang aku tempatin dulu. Lokasinya strategis, pelayanannya ramah, kamarnya nyaman dan memuaskan, murah, ada free breakfast dan free wifi. Plus bisa check in lebih cepat, siapa tau penerbangan kamu penerbangan pagi, tinggal telepon penginapannya, kamu udah bisa langsung kesana. Disana juga ada penyewaan mobil atau motor, jadi kalo gak mau ribet ya sekalian mesen disana aja. (Postingan tentang Bali Dwipa secara lengkap nanti aku share di postigan selanjutnya)
  • Next, Sewa kendaraan. Plan dengan matang kendaraan yang kalian pake dari Bandara ke penginapan, dari penginapan ke tempat wisata dan dari penginapan kembali ke Bandara. Satu pengalaman lagi yang bisa ku pelajari dari perjalanan kemaren adalah soal taxi online (such as Go-car and Grab Taxi). Kalo mungkin di kota-kota lain seperti Makassar, pake jasa kendaraan online itu udah biasa, apalagi murah dan gampang. Tapi kalo di Bali, remember this, ada beberapa daerah yang tidak memperbolehkan penggunaan Go-car ataupun grab di daerah mereka kecuali untuk drop off. Jadi agak susah buat kalian buat mesen taxi online disana karena mata pencaharian mereka yang berada di daerah tersebut adalah penyewaan mobil dan motor dan pastinya akan kalah harga dengan si taxi online ini. So, jangan heran kalo kalian mesen driver via online, trus drivernya ngebatalin. Itu karena mereka tahu kalo daerah yang akan kalian datangi adalah daerah yang menolak taxi online. Masalah harga gimana? waktu itu, cerita-cerita juga sama drivernya, katanya kalo kita nyewa mobil dari bandara, patokan harganya bandara-kuta itu sekitar 200ribu (tergantung jauhnya tempat penginpan, semakin jauh maka semakin mahal). Terus katanya, kalo mereka tahu kalian baru pertama kali dateng kesana, ada beberapa driver nakal yang kadang-kadang malah nambahin harga dengan alasan macet atau barang yang kalian bawa terlalu banyak. So, harus pinter-pinter buat milih penyewaan kendaraan. Terus selama di Bali, aku juga sewa motor. Alasannya karena Bali itu macetnya minta ampun. Lebih praktis kalo sewa motor dan pastinya jauh lebih hemat, bandingkan kalo sewa mobil disana per 10 jam 500-800ribu loh. Sedangkan untuk sewa motor, harganya saat high season itu sekitar 70rb-80rb kalo low season 50rb - 60rb. Waktu itu, aku sewa motornya di GITA MOTOR RENTAL. Pelayanannya bagus banget bisa diantar langsung ke bandara atau ke penginapan kamu. Cukup via WA chat-chat sama yang punya rental motor, tunjukin bookingan tiket pesawat dan hotel, kamu udah bisa sewa motor mereka. Jadi, kamu bisa jalan-jalan sepuasnya tanpa takut ngabisin banyak waktu di jalan karena macet. Yang penting sih kalian bisa bawa motor, itu yang paling penting. (Postingan tentang Gita Motor Rental nyusul yaa). Tips: Kalo barang bawaannya gak terlalu banyak, lebih baik minta ke penyewaan motornya untuk mengantar motor ke Bandara. Tinggal pake google maps aja biar gak nyasar ke penginapan. Hemat 'kan? hahaha
  • Then, yang gak kalah penting adalah soal makanan. Berhubung kita ngejalanin family trip, otomatis butuh biaya banyak untuk makan sekeluarga. Biar hemat, makannya di warung aja, tapi hati-hati yaaaa kalo makan di warung-warung yang ada di Bali. Pastikan kalo warung yang kalian masuki adalah warung berlabel HALAL atau MUSLIM. Karena ada banyak sekali warung non-halal yang berseliweran di bali. 
  • Teruuuuussss, yang paling terakhir dan yang paling penting adalah punya pulsa dan kuota internet. Karena eh karena kita gak pake travel agent, maka kuota internet yang bermain. hahahha. Saatnya google maps beraksi. Tinggal tulis lokasi wisata yang kamu mau, maka sang Google maps akan menunjukkan rutenya. Ingat, kalo kalian naik motor, atur pilihan rutenya dengan klik Hindari jalan Tol. Oke kan? 
Nah, itu dia tips dan trik yang bisa aku bagiin. Semoga membantu kamu saat pengen ngetrip tanpa travel agent juga. See you in the next post yaaahhh, postingannya masih seputar trip ke Bali kemaren!

XOXO,
Rath_

Suka Duka Jualan Online

Sunday, December 18, 2016

Yuhuuuu.. Temen-temen ada gak yang pernah punya niat atau bahkan udah jualan online. Trus menurut kamu, rasanya jualan online kaya gimana? Seneng, kesel, sabar and perasaan nano-nano yang bakalan kamu rasain kalo jadi penjual barang atau jasa via online. Ya kaya yang aku rasain, folks.

As you know, aku sebenarnya pernah jualan online sekitaran 6 bulan lalu. Aku coba-coba jualan pakaian dengan modal sejuta. Aku ceritanya beli barang dulu pake uang sendiri, habis itu barangnya ku foto ulang dan mau ku jual lagi, jadi reseller bukan dropship. You know what, selama mencoba promosi berbulan-bulan, gak ada selembar baju pun yang laku. Alhasil bajunya ku pake sendiri dan ku bagi-bagi ke sepupu. Modal? Yah mati begitu aja a.k.a GAGAL!

And then, belajar dari pengalaman yang lalu aku sadar betul kalo mau bisnis online harus punya konsep yang matang dan yang pasti anti-mainstream. Sebenernya sih ladang bisnisku yang kedua ini idenya muncul secara gak sengaja. Tapi alhamdulillah sukses. Ceritanya begini, waktu itu aku lihat-lihat di Instagram gitu, ini kok artis-artis pada pakai gantungan kacamata gitu, kembali ke jaman dulu. Kok lucu ya keliatannya? Nah, aku kan juga pakai kacamata ya, jadi rencananya mau aku pakai buat jalan-jalan. Terus beli deh di toko online orang. Waktu itu beli rantai polos aja tapi agak repot karena belinya harus di Jawa, sedangkan di Makassar belum ada yang jual. Mana ongkos kirim mahal. Terus pas rantainya udah sampe, ku coba modif-modif gitu lah pakai manik-manik yang unik dan ku pake buat jalan-jalan. Eh gak taunya banyak yang bilang lucu dan kalo dijual mungkin bakal laku. Nah, karena peluangnya besar dan mumpung di Makassar belum terlalu hits, aku coba deh buat berbagai macam kreasi tali kacamata. Terus aku foto dan share ke Instagram. Woowww.. Gak nyangka responnya positif banget. Alhamdulillah sekarang customernya udah dari berbagai kota, ada dari makassar sendiri, gowa, jakarta, semarang, batam dan masih banyak lagi. Tapi gitulah resikonya kalo customer udah banyak, kita dituntut untuk cekatan and sabar hadapin customer. Kadang ada yang bawel, nanya-nanya doang tapi gak beli, marah-marah, ada juga yang malah interview kita soal hal pribadi. Hehehe. Tapi namanya juga penjual yah, kita harus tetep nice sama customer.

Well, dari pengalaman ini aku belajar suka duka jualan online. Ternyata kunci dari jualan online itu, yang pertama barang yang kita jual harus anti-mainstream. Kenapa? You know lah, sekarang jamannya online dan orang bisa jual apa saja, otomatis saingan kita banyak. Nah, untuk mengurangi saingan, yah itu, barang yang kita jual harus yang gak banyak samanya a.k.a anti-mainstream. Yang kedua, yang terpenting dari jualan online adalah foto produk. Semakin bagus foto produk, maka semakin bagus respon customer ke kita. Yang ketiga, kalo jualan gak usah pasang harga yang terlalu mahal karena mau ngejar untung yang banyak. Yang wajar-wajar aja lah, yang penting kualitas no.1. Yang keempat, manfaatkan seluruh sosial media yang ada. Kamu punya berapa akun di sosial media? Pake semuanya, ada Instagram, twitter, fb, path dan lain-lain coba masukin foto produk kamu disitu. Apalagi sejarang udah banyak toko online terpercaya yang kasih kebebasan buat toko online kaya Tokopedia, shopee, bukalapak and so on, manfaatkan semuanya agar produk kamu bisa dikenal banyak orang. Yang terakhir, jadi pedagang mbok ya harus sabar. Meskipun customernya bawelnya minta ampun, yaaaaa mau gak mau kita sabar hadapinnya. Namanya juga pembeli adalah raja.

Nah, itulah pengalaman aku selama jualan online. Yang manisnya sih dapat duit jajan tambahan, pahitnya ya harus sabar hadapin customer. Tapi bukankah hidup tidak selamanya bahagia terus kan teman. So, tunggu apalagi, fellas? Yuk berwirausaha!

_geekstuff_ : Tali kacamata a.k.a Glasses Strap

Sunday, October 30, 2016

wohooooo!! Assalamu alaikum... It's Monday morning fellas. Keep creating something new yooo...
Yah, kali ini saya ingin berbagi cerita tentang hobi yang belakangan jadi ladang bisnis baruku. hahahah jreng jeeengggg saya lagi seneng-senengnya bikin Tali kacamata a.k.a glasses strap. kalau jaman dulu orang-orang berkacamata kaya saya bakalan mikir berkali-kali buat pakai tali kacamata soalnya bakal keliatan geek alias kaku abis. Eh, entah kenapa sekarang lagi nge-trend bikin variasi tali kacamata. Yang dulunya bahannya cuma tali biasa, sekarang tali kacamatanya bisa divariasi dengan manik-manik, mote, charm, rantai, batu sintesis and sooooooo on. Alat yang dipakaipun sederhana, cukup punya tang 3in1 plus gunting, sret sret sret jadi deehhh. Disini kita harus berpikir lebih kreatif untuk menciptakan model terbaru. Nah, yang aku buat kira-kira seperti ini:

 

Seminggu kemarin sih baru buat 4 model. Masih ada banyak ide di kepala sih, sayangnya kehabisan bahan and penjualan bahan craft di makassar masih sangat jarang :'( Nanti aku buat lagi model lainnya.
Oiya, aku sekarang mencoba jadikan hasil buatanku ini sebagai pemasukan tambahan. Lumayan 'kan hobi yang menghasilkan. hehehe.. So, kindly present to you all, buat katalog lengkap tali kacamata buatanku, cuss follow Instagram: _geekstuff_ . Thanks in advance, good people!

Time and truth are friends..

Wednesday, October 12, 2016

Saya punya cerita. Begini kejadiannya:
Suatu hari (di masa hp masih belum android) saya sering ditelepon oleh orang tak dikenal. Dia perempuan. Tanpa menyebutkan nama. Hanya berkata halo. Lalu teleponnya ditutup. Selalu seperti itu, berulang-ulang kali. Saya mencocokkan nomornya ke teman, tapi tak ada satupun yang mengenal. Sampai suatu saat, ada teman mengatakan "mungkin itu nomornya kakak kelas -- kak . . . . (senior perempuan yang mengulang mata kuliah di kelasku) dia sepertinya mau bertanya soal tugas tapi mungkin sungkan untuk bertanya." Alhasil, saya dengan santainya mengirim sms berupa tugas apa yang diberikan dosen, tapi lagi-lagi tanpa balasan. Dan yang terpenting, saya menyimpan nomor hp itu dengan baik tapi dengan nama kakak senior yang ku anggap adalah benar dia orangnya. Waktu berlalu dan akhirnya beralih ke masa semua orang memakai smartphone (and it's truly smart). Tanpa saya sadari, secara otomatis nomor hp tersebut ikut terdeteksi di aplikasi L*** dengan nama orang lain (dan dengan pasti saya kenal siapa orangnya) beserta foto profil yang tidak lagi bisa diragukan. Ternyata dia yang dulu selalu menelepon adalah orang yang selama ini bertindak seolah tidak tahu apa-apa, seolah tidak terjadi apa-apa, bertingkah laku "selayaknya" teman. Lalu saya bertanya pada diri saya sendiri, apa tujuannya menelepon saya sampai berulang-ulang? Teror kah? Atau hanya ingin membuat statement tentang keberadaannya? But why me? Everything happens for the reason, dan untuk masalah ini ternyata memang ada alasannya dan saya sudah memastikan dengan benar bahwa memang itu alasannya. Namun yang saya tidak mengerti adalah kenapa keberadaan saya dianggap mengancam ketentramannya. Lagi dan lagi waktu menjawab dan mempengaruhi seumur hidup saya. ✌

What are the points of this story?
1. Jangan menilai nyatanya hanya dari katanya. Apalagi menjudge seseorang hanya dari covernya.
2. Kalau kita tahu keburukannya, lebih baik simpan saja sebagai peringatan.
3. Lovers akan selamanya mempercayai dan haters akan selamanya membenci.
4. Wanita akan cenderung berbuat nekat, apabila merasa terancam.
5. Kebenaran akan terungkap dan hanya waktu yang akan menjawab semua pertanyaan yang belum sempat terjawab ataupun hal yang tidak kita mengerti.

I always say that I notice everything, but I just act like I don't. Cause semua hal di muka bumi ini adalah pelajaran. Dan orang yang paling bijak adalah orang yang mau belajar dalam sabarnya.

Quote of the day:
"Time and truth are friends, though there are many moments hostile to truth." -- Joseph Joubert

XOXO,
Rath_

Born to be a Teacher?

Friday, September 23, 2016

Thanks God it's friday! Dunno why, passion buat nge-post selalu datangnya di hari Jumat hahahah that's why I called it as Jumat Barokah!

Well, I'm gonna talk about a Teacher. Kira-kira apa yang kamu pikirkan tentang seorang "Guru?"
Dulu, ketika saya masih sekolah, saya menjumpai banyak figur seorang guru. Ada yang "murni" mencerminkan sosok guru dan ada pula yang sekedar jadi guru (Sorry to say this. It's just ma opinion). Ibu bapak saya juga guru, lho. Dan saya melihat mereka menjadi cermin untuk figur seorang guru yang baik. Orang-orang selalu mengatakan kalau bapak-ibunya guru biasanya anaknya juga akan jadi guru. Honestly, saya tidak pernah bercita-cita menjadi seorang guru. Hahaha. Bagaimana tidak, menjadi seorang guru bukan hal yang mudah. Guru harus memiliki kemampuan berpikir yang baik, ilmu yang luas, memiliki akhlak yang terpuji, menjadi panutan untuk orang lain, belajar sampai mati, siap makan hati, pandai psikologi menjiwai diri orang lain, lembut dan tegas disaat bersamaan, menahan diri dari luapan emosi, tidak mencampur adukkan masalah pribadi ke dalam kelas, tidak pilih kasih dan tebang pilih, harus pandai memuji, menjadi pembicara dan pendengar yang baik bagi siswanya dan masih banyak kriteria "terpuji" lainnya yang harus dimiliki seorang guru untuk menjadi sosok yang baik. And I thought that I couldn't be like that. (Sad)

Finally, pada saat ingin melanjutkan studi ke jenjang sarjana strata 1, saya mengikuti Ujian Masuk Bersama (UMB) dengan memilih Teknik Arsitektur sebagai pilihan pertama. You know why? I like drawing and people said I was a good painter hahahha. Pilihan kedua Teknik informatika dan pilihan terakhir, pilihan ibuku Pendidikan Bahasa Inggris. Kamu pasti bisa menebak hasil ujiannya bagaimana. Yap, doa ibuku selalu mujarab. Di ujian UMB, saya lulus di jurusan Pendidikan Bahasa Inggris. Then, saya mencoba lagi ujian SNMPTN dan lulus jurusan teknik informatika UNM. Inilah pertama kalinya saya bimbang memilih, apakah Pendidikan Bahasa Inggris dan belajar menjadi guru? ataukah belajar menjadi ahli TI? Lagi-lagi keputusan ku serahkan kepada ibuku (anak ibu banget ya? haha) and automatically pilihan jatuh ke.. jreng jeeenggg "Pendidikan Bahasa Inggris" (Clap hands, fellas!). Free memory.... And now I'm a teacher. Setelah proses pendidikan yang panjang dan rumit, lulus sebagai sarjana dan mencoba mengajar di berbagai jenjang pendidikan, mulai dari SD, SMP, SMA, sometimes I ask ma self 

"Apakah saya sudah menjadi guru yang baik?"
I'm not pretty sure apakah saya sudah menjadi guru yang baik atau belum. I've been trying. Setidaknya saya sudah berusaha. But, Let my students answer it. Biarkan mereka yang menilai. Yang pasti, I always expect that I'll be your favorite teacher, sugar!

Then,
"Apakah saya benar-benar ditakdirkan untuk menjadi seorang guru?" 
Lagi-lagi saya sadar, menjadi guru itu susah. apalagi menjadi guru yang baik, jauh lebih susah. tapi entah mengapa saya perlahan menyadari bahwa saya telah melawati banyak hal untuk menjadi sosok guru yang seperti orang tuaku, even trying better dan saya justru menemukan diri saya menikmati every single moment untuk menjadi seorang guru. I'm trying and I always try getting better and better to be a good teacher for my students. That's all. Mungkin benar kata pepatah, Tuhan tidak memberikan apa yang kamu inginkan, tapi Ia memberikan apa yang kamu butuhkan dan mungkin inilah salah satu contohnya. Meskipun saya awalnya tidak mengharapkannya, tapi Tuhan memberi jalan yang lebih baik, jalan untuk menjadi seorang guru, mungkin. I hope so. And I'm blessed for that. Semoga semua orang yang membaca ini bisa menemukan jalan terbaik dari-Nya, Pilihan terbaik dari-Nya, dan ikhlas dalam menjalani takdirnya. I do believe, everyone deserves a good life no matter what profession it is...

XOXO,
Rath_

The best nite ever!!

Wednesday, August 31, 2016

Do you know how it feels of finding someone you've looked for years? Masya Allah, bahagia sekaliiii.. Malam ini menjadi malam yang begitu menyenangkan. Teman kecil yang selama ini menghilang (I mean hilang kabar) selama bertahun-tahun, akhirnya bisa saling menyapa lagi although lewat sosmed. She's my elementary school bestie and waktu itu yang kita punya cuma nomer telepon rumah (WTH! Itu pun telpon rumah udah dicabut bertahun-tahun lalu semenjak kehadiran hp hahaha). Setelah lulus SD I don't know where she was. Setelah ada sosmed, honestly saya selalu cari namanya di search engine semua sosmed yang ku punya and the result was NOT FOUND. And then, I surrender. But see, how kind our God is. Allah memberi jalan untuk bersilaturrahmi lagi. Akhirnya malah dia duluan yang menemukan Instagramku. Tapi dia cuma follow doang sih. Pas cek notif, kok kaya' kenal. Alhasil saya yang DM duluan. And we've talked about so many things tonite Hahahahah. Thanks for the inventor of Instagram 🙌 berkat IG, kita bisa keep in touch lagi. Sayangnya dia sekarang tinggal nun jauh di Palu sana. Hiks. Semoga ada kesempatan bertemu lain kali. It feels soooo damn good to find you!! So happy, I can't sleep. Hahaha Hiperbola!

XOXO,
Rath_

Just the way we are.. Human!

Monday, August 29, 2016

There are a lot of people around us, it could be family, friends, or closer than them coming to us as the kindest people. Some are truly kind but most of them come just to know not to listen, want to see not to care. Be careful, although all you can do is just sit and wait. God will let us watch.

Perhaps it's too sarcastic but that's just a thought.. No offense!

"Forgive your enemies, but never forgive their names.." -- John F. Kennedy

XOXO,
Rath_

#Playlist -- Monokrom By TULUS

Thursday, August 4, 2016

Assalamu alaikum..
Menunggu waktu ngajar, I want to share my #playlist of the day ah, I hope you like it too..
Nah, belakangan ini lagi seneng-senengnya denger lagu-lagu di Album Terbaru TULUS -- Monokrom (yeaaahhh!!) yang dirilis sejak 03 Agustus lalu..


Gilaaa... gilaa... gilaaa... He's absolutely a genius musician. Semua lagunya enak banget di denger, apalagi buat "The Galau Squad" hahaha you'll love it. Oh iya, albumnya itu isinya ada 10 lagu. Yang pernah denger (gila kalo gak pernah denger sih!) PAMIT and RUANG SENDIRI, pastinya juga ada di tracklist album Monokrom ini plus 8 lagu epic lainnya. Pokoknya mah, you'll not be disappointed..

Tracklist album Monokrom -- Tulus..
  • Manusia Kuat
  • Pamit
  • Ruang Sendiri
  • Tukar Jiwa
  • Tergila-Gila
  • Cahaya
  • Langit Abu-Abu
  • Mahakarya
  • Lekas
  • Monokrom
Oh iya, album Monokrom ini bisa kamu dengerin di Spotify loh, just click this link yooo  https://open.spotify.com/album/4szhn3xPmOJklFAcqNvTnQ 

XOXO,
Rath_

It's a Good Beginning

Assalamu Alaikum..
It's almost midnite and my head couldn't stop thinking about so many things.. By the way ini postingan pertamaku di blog terbaruku (yey!) and I think it's one of many good things I decided for this year, 2016.

Sekarang sudah 2016 and I pretty love this year karena tahun ini menjadi awal dari segala hal baik yang ingin kucapai such as fokus buat lanjut S2 with scholarship, bisa nyetir biar gak ngerepotin orang hahaha, mulai menulis (lagi) di blog, belajar lebih dalam tentang agama, menjalin silaturahmi kembali dengan teman lama yang sempat putus, and many more (I wish I could make it all!). Tahun ini juga menjadi warning buat aku, I'm officially 25 now, and it means a lot especially for thinking about the future, yap my future. Udah banyak yang nanya "Kapan kirim undangan?" pfft, a classic question for a woman yang udah mendekat kepala tiga.. haha. Let's wait and see. I just want to enjoy every single process in my life. And this year should be a good beginning for that. That's all..

So let's kick them out!! (peace!)

XOXO
Rath_
 
FREE BLOGGER TEMPLATE BY DESIGNER BLOGS